Asyiknya Bermain Warna

Beberapa hari yang lalu, saya mengikuti kelas whatsapp Menulis Cerita Anak dengan pemateri mba Putri Utami DN yang juga merupakan anggota Ibu Profesional. Setelah menerima materi, peserta diminta untuk menyetorkan tulisan masing-masing melalui media sosial maupun blog. Tulisan di bawah ini memang tidak sepenuhnya baru sih, melainkan pengembangan dari Tantangan Level 10 kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional yang pernah saya setor di sini.

=====================================================================

Asyiknya Bermain Warna Bersama

Di sebuah rumah, ada beberapa alat tulis milik seorang anak bernama Ara. Jika rumah sedang sepi, alat-alat ini akan melakukan kegiatan layaknya manusia. Seperti hari ini misalnya. Pensil merah, biru, dan kuning bermain sendiri-sendiri secara berdampingan. Pensil merah menggambar bunga mawar, pensil kuning menggambar jeruk, pensil biru menggambar tas. Lalu pensil merah tiba-tiba terpikir untuk menggambar wortel, seperti sayur yang dimasak oleh ibu Ara tadi pagi. Warnanya memang kurang pas, sih, tapi menurut pensil merah tidak masalah.

Pensil merah menggambar wortel dan mewarnainya dengan tepung, sampai dirinya bertabrakan dengan pensil kuning di atas kertas. Ternyata pensil kuning terlalu asyik mewarnai salah satu sisi gambarnya hingga menelusuri bagian pinggir kertas, sampai tidak memperhatikan kanan-kiri.

Continue reading