Pesatnya perkembangan teknologi digital mendorong derasnya arus informasi menyerbu keseharian kita. Cukup dengan ponsel di tangan, dalam hitungan detik kita bisa mengetahui jadwal kerja bakti RT pekan depan, rencana penayangan film terbaru, berita perolehan medali di SEA Games, hingga informasi perkembangan penanganan bencana alam di Sumatra.
Namun, selain membuka pintu kemudahan untuk mengakses hal-hal positif, dunia digital juga punya potensi negatif. Teman-teman mungkin pernah mendengar bahwa ada yang terkuras saldo tabungannya lewat pancingan (phishing) pesan di aplikasi percakapan, atau tertipu oknum penjual daring yang nakal. Belum lagi dengan adanya Artificial Intelligence atau AI yang mampu menirukan cara berpikir manusia dalam beberapa aspek, bahkan menghasilkan gambar atau video rekaan yang amat mirip dengan aslinya.
Oleh karenanya, literasi digital menjadi begitu penting. Literasi di sini bukan sekadar bermakna kemampuan membaca secara harfiah, melainkan juga pemahaman yang diperlukan untuk memilah informasi. Pemanfaatan AI juga perlu dilakukan secara bijak agar tidak merugikan orang lain ataupun diri kita sendiri. Akan lebih baik lagi jika keterampilan digital seperti ini sudah dipelajari sejak dini untuk mencegah terjadinya hal-hal negatif. Bukan berarti dengan mengenalkan gawai sejak bayi, melainkan lewat pendekatan yang disesuaikan dengan usia anak. Edukasi di sekolah, misalnya.

Santri Berdaya dengan AI bersama XLSMART
Aksi Edukasi XLSMART Jangkau Para Santri
Mengetahui pentingnya literasi digital mulai dipelajari sejak masa sekolah, PT XLSMART Telecom Sejahtera, Tbk (XLSMART) mengadakan pelatihan yang secara khusus menjangkau para santri. Adalah Program Pesantren Digital yang secara rutin digelar oleh XLSMART di berbagai pondok pesantren di Indonesia. Program ini merupakan bagian dari upaya XLSMART untuk memperkuat kapasitas generasi muda pesantren agar mampu menghadapi dinamika digital yang makin kompleks.
Awal bulan ini, tepatnya pada tanggal 3 Desember, Tim XLSMART mengunjungi Pondok Pesantren Terpadu Queen Zam Zam, Pasuruan, Jawa Timur. Pada kesempatan tersebut hadir ratusan santri dan santriwati setingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), tenaga pendidik, dan pengurus yayasan. Diharapkan, para peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai literasi digital serta penggunaan berbagai platform AI untuk pembuatan konten dakwah digital, promosi program pesantren atau sebagai sarana komunikasi publik, serta pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dibuat oleh pesantren.

Penyampaian Materi Edukasi Literasi Digital dan AI XLSMART
Bersama mentor Selamet Hariadi (bloger dan BNSP Certified Digital Marketing), para peserta diajak untuk mengenal konsep-konsep dasar pembuatan konten, mulai dari mencari ide hingga mengolahnya menjadi teks, gambar, dan/atau video. Sejumlah aplikasi AI populer yang dapat mempermudah pembuatan konten turut diperkenalkan, termasuk bagaimana caranya membuat struktur prompt atau instruksi guna mendapatkan respons tertentu dari AI.
Tak berhenti sampai situ, diajarkan pula bagaimana caranya menyusun takarir (caption) untuk melengkapi konten, merancang naskah atau skrip video, serta menentukan jadwal unggah konten. Tentunya ada pula materi penerapan etika posting konten media sosial yang sesuai dengan syariat Islam. Disampaikan pula mengenai etika ketika mengunggah konten AI, misalnya dengan mengaktifkan keterangan label AI di Instagram. Jadi, para santri bisa makin berdaya dengan pemanfaatan AI secara bijak. Kemampuan ini diharapkan tidak hanya bermanfaat saat mereka menjadi santri, tetapi juga menjadi bekal masa depan berupa digital skill, digital security, digital culture, dan digital ethics.
Peran Strategis Pesantren
“Ekosistem pesantren memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter sekaligus pengembangan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Santri saat ini bukan hanya menjadi penjaga nilai-nilai keagamaan, melainkan juga calon talenta Indonesia di masa depan. Dengan penguasaan teknologi dan AI yang tepat, mereka dapat memperluas jangkauan dakwah, meningkatkan kreativitas konten, serta membuka peluang ekonomi baru bagi pesantren dan masyarakat sekitar. XLSMART berkomitmen untuk terus mendukung transformasi digital di lingkungan Pendidikan,” ungkap Regional Group Head XLSMART East Region, Dodik Ariyanto.

Kegiatan Program Pesantren Digital XLSMART
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, XLSMART juga menyalurkan donasi kuota internet serta perangkat pendukung kepada Yayasan Pondok Pesantren Terpadu Queen Zam Zam, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pendidikan dan pemerataan akses digital. Gerakan Donasi Kuota (GDK) dari XLSMART memberikan kemudahan bagi pelanggan XL dan AXIS untuk menyumbangkan sebagian kuota internet melalui aplikasi myXL dan AXISNet. Kuota yang didonasikan ini lalu disalurkan ke berbagai lembaga pendidikan di Indonesia untuk akses internet gratis sebesar 84 Gb setiap bulannya selama 12 bulan. Dukungan ini sudah dijalankan XLSMART untuk mendorong akses literasi digital di berbagai daerah, terutama di wilayah yang akses internetnya masih terbatas.

Gerakan Donasi Kuota (GDK) dari XLSMART
Selain itu, untuk mendukung kelancaran komunikasi dan koordinasi tim manajemen Yayasan Pondok Pesantren Terpadu Queen Zam Zam, XLSMART juga menghibahkan sejumlah Subscriber Identity Module atau SIM Card nomor XLSMART dengan paket data sebesar 270Gb setiap bulan selama periode satu tahun. Zakat Karyawan yang dihimpun oleh Majelis Taklim XLSMART (MTXLSMART) pun disalurkan kepada santri yatim dan dhuafa di Yayasan Pondok Pesantren Terpadu Queen Zam Zam sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan di lingkungan pesantren.
Program ini diselenggarakan oleh XLSMART berkolaborasi dengan Daarut Tauhid Peduli (DT Peduli) dan Komunitas Bloggercrony Indonesia (BCC). Kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam memperluas dampak sosial dan membawa manfaat langsung bagi komunitas pendidikan di daerah. Selain di Pasuruan, kegiatan serupa juga diadakan di Mataram, Aceh, Padang, Demak, dan Denpasar.

Tim Fasilitator kegiatan Pesantren Digital XLSMART dari Bloggercrony Community
Gerakan Kemanusiaan untuk Korban Bencana
Masih di area Jawa Timur, XLSMART juga melaksanakan aktivitas kemanusiaan untuk warga yang terdampak letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, pada hari Sabtu, 29 November 2025. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperluas dampak sosial dan membantu percepatan pemulihan masyarakat. Bantuan ini disalurkan berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) sebagai mitra pelaksana yang memiliki jaringan relawan luas di kawasan terdampak.
Bantuan yang diserahkan antara lain berupa paket kebutuhan dasar, perlengkapan kesehatan, serta dukungan logistik untuk hunian sementara. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan melalui pilar Philanthropy dalam Tri Karsa CSR XLSMART, yang berfokus pada bantuan kemanusiaan dan dukungan bagi masyarakat rentan.
“Dukungan ini adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat Jawa Timur, khususnya warga yang harus menghadapi masa pemulihan pascabencana. MTXLSMART ingin memastikan masyarakat yang terdampak bencana tetap mendapatkan perhatian, pendampingan, dan bantuan yang memadai. Kolaborasi dengan LAZISNU memungkinkan bantuan disalurkan secara cepat dan tepat sasaran,” jelas Dodik lagi.
Kegiatan-kegiatan ini menegaskan kepedulian dan komitmen XLSMART sebagai perusahaan telekomunikasi terpadu yang mengedepankan nilai keberlanjutan, kepedulian sosial, dan dukungan terhadap pembangunan masyarakat di Jawa Timur dan seluruh Indonesia. Komitmen tersebut juga sejalan dengan tagline XLSMART “Bersama, Melaju Tanpa Batas” dengan aksi nyata mendorong inklusi digital, mempercepat kemajuan nasional, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia. Mengusung semangat “innovation with heart”, XLSMART pun senantiasa menghadirkan konektivitas yang inklusif, andal, dan siap menghadapi masa depan bagi lebih dari 79,6 juta pelanggan di seluruh Indonesia

Keren ya, banyak kegiatan CSR yang dilakukan XLSMART. Jadi bukan hanya bermanfaat pada pelanggan tapi juga masyarakat.
Sebagai pengguna XL lebih dari 2 dekade, saya ikutan bangga dengan program CSR XL. Semoga semakin luas dampak baik yang disebarkan.
Para santri pun dapat berdakwah dengan cara yang lebih mudah diterima oleh pemuda jaman now. Sekaligus berkembang sesuai jamannya