Deretan Novel dengan Judul Derana

Tantangan terakhir Writober tahun ini kembali bikin geleng-geleng kepala. Jika “jenggala” setidaknya membangkitkan memori akan pelajaran sejarah dan legenda yang pernah dibaca, kata “derana” sama sekali belum pernah saya baca. Tentunya rujukan pertama saya adalah KBBI. Di situ tertera bahwa derana adalah kata sifat yang berarti tahan dan tabah menderita sesuatu (tidak lekas patah hati, putus asa, dan sebagainya). 

Ada tanda “ark” di situ, jadi kata ini memang dianggap arkais atau kuno, alias tidak lazim dipakai lagi. Mungkin maknanya mirip dengan kata resilien yang diterjemahkan dari kata dalam bahasa Inggris resilient, ya. “Resilien” sendiri sampai kini belum masuk juga dalam KBBI meskipun lumayan sering saya baca di sana-sini, terlebih ketika sudah membahas ketangguhan dalam menghadapi dampak pandemi. Jadi, saya malah lebih familiar dengan resilien daripada derana. Namun, saat mencoba mencari inspirasi soal kata derana, saya menemukan bahwa ternyata cukup banyak novel yang menggunakan kata derana sebagai judul.

Bunyi kata ini yang unik, puitis sekaligus rasa memancing penasaran pembaca, memang cocok dipasang pada sampul buku. Selain dalam judul novel, ada pula penulis yang membubuhkan kata derana pada judul bab, seperti Fiersa Besari dalam buku Tapak Jejak.
 
Berhubung sebagian besar novel berjudul Derana yang saya temukan tampil dalam platform digital, maka penelusuran ini sekaligus menjadi sarana refreshing bagi saya untuk menjelajahi bacaan baru. Akhir-akhir ini saya memang jarang membaca tulisan fiksi yang cukup panjang.
Apa saja judul yang saya temukan? Sekaligus saya sertakan blurb ataupun kutipan dari resensi pihak lain apabila blurb tidak tersedia. 

1. Derana (Wirasakti Setyawan – Transmedia)

Egomu semalam masih melangit, memintal awan merupa wajah yang lain. Aku tak sanggup lagi mengeja maksudmu. Segalamu tak lagi sama.

Serangkai kata meluap, berteriak mencari sudut kebenaran. Tentang hal yang harus kuungkapkan, antara bertahan atau melepaskan.

Tak ada gelap yang menatap.
Tak ada kosong yang ingin terus menetap. Sudikah kamu kusebut sebagai kisah yang tak sempat?

2. Derana, Sebuah Novel (Sunaryata Soemardjo)

Asih memilik masa kecil menyedihkan tanpa orang tua laki laki. Ibunya hanya mampu menyekolahkan sampai lulus SMP. Selanjutnya Asih diasuhkan saudara jauh ibunya yang berbaik hati membiayai Asih sampai lulus Akademi Kebidanan. Kerabatnya ini adalah punya anak bernama Prono. Selisih usia Asih dan Prono tidak terlalu jauh. Prono memang menjengkelkan karena suka iseng, tetapi Asih mulai menyukainya. 

3. Elegi Derana (nathaniamareta – Wattpad)

Bersama Rigel, Karina membangun dongeng berbalut luka dan lara. Hingga lelah itu datang, Karina memilih menghilang. Akan tetapi, Rigel kembali berjuang dan mengajaknya mengulang.

“Kamu bukan lagi pangeran dalam dongengku, Mas.”

“Tapi kamu masih jadi permaisuri dalam istanaku, Rin.”

Dan di tengah pergulatan rasa, ada jiwa yang bertanya, “Mengapa Raja dan Ratu berpisah?”

Lantas, semesta menjelaskan.

4. Derana (Diva Rizki – Dreame)

Agatha terkena tuduhan sebagai pembunuh. Kariernya hancur dalam sekejap, dia tak bisa lagi merasakan kebahagiaan. Wanita itu hanya bisa pasrah. Sampai, sebuah cahaya datang. Teman lamanya, Jhony, ikut membantu Agatha menyelesaikan seluruh masalah ini. Berusaha untuk mengungkapkan siapa sebenarnya sang penghancur.

5. Derana (yomamen91011 – Novels2)

Mengapa dengan terpaksa bertahan
dan menyiksa diri sendiri?

6. Derana (Henny Simaremare – Noveltoon)

Novel ini bercerita tentang kehidupan rumah tangga Gendis dan Aryo. Akankah mereka mampu bertahan menghadapi tantangan yang menghadang?

7. Derana (Ilamy Harsa – Kwikku)

Manusia adalah makhluk yang memiliki kemampuan untuk berharap. Mereka mampu menanam bibit harapan baru dengan tujuan bibit itu akan tumbuh baik. Namun, pernahkah berpikir bahwa itu pasti tumbuh sesuai dengan keinginan? Jawabannya belum tentu. Banyak sekali manusia yang berharap bertemu dengan manusia lain lalu menjalin ikatan itu. Mereka saling membasuh luka satu sama lain, serta saling melukiskan hal yang akan abadi dalam memori.

Seperti Tuan dan Nona yang telah melukiskan kisah yang begitu membekas dalam jiwa dan tak akan lekang terhapus masa. Dua batu nisan yang akan selalu berdampingan walaupun salah satu nisannya telah gersang dan usang. Sedangkan yang lain, nisannya masih bersih dan bertaburan bunga yang masih segar.
 
Nanti jika saya sudah selesai membaca buku-buku ini, insya Allah akan saya perbarui keterangan masing-masing buku dengan ulasan sendiri.
 
Oh, ya, dalam media lain, Derana juga sempat dijadikan sebagai judul lagu yang diluncurkan akhir tahun lalu oleh Bams, mantan vokalis Samsons, dan tahun ini oleh band For Revenge. Keduanya punya kesamaan, yaitu menyajikan lirik lagu Derana yang menggambarkan ajakan untuk bangkit setelah mendapatkan tantangan atau ujian hidup. Sebuah film pendek karya para mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati yang diunggah awal bulan ini juga memakai judul tersebut. Filmnya, yang diikutsertakan dalam Kompetisi Ilmiah Mahasiswa Psikologi tahun ini, bisa disimak di sini.
 
#Writober2021
#RBMIPJakarta
#Derana
 

Sumber: 

Sumber gambar: 

One thought on “Deretan Novel dengan Judul Derana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s