Tantangan Level 6 (Menstimulus Matematika Logis pada Anak) Hari 5

Tantangan Level 6 (Menstimulus Matematika Logis pada Anak) Hari 5, 27 Juli 2017

Fathia (5 tahun 10 bulan) dan Fahira (2 tahun 7 bulan) belajar pembagian lagi, kali ini dengan set permainan membuat kue hadiah dari Mba Grace Melia. Silicon cup yang jumlahnya cukup banyak sepat membuat mereka berebut, jadi saya menuntun untuk membagi sama rata. Keseluruhan ada 12 cup, dan ada variasi yang bisa dilakukan karena tersedia tiga warna berbeda. Dilanjutkan dengan memasang rak/tier untuk kuenya, yang membuat cup bisa disusun bertingkat.

 

 

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath

#MathAroundUs

Tantangan Level 6 (Menstimulus Matematika Logis pada Anak) Hari 4

Tantangan Level 6 (Menstimulus Matematika Logis pada Anak) Hari 4, 26 Juli 2017

Fathia (5 tahun 10 bulan) dan Fahira (2 tahun 7 bulan) kali ini belajar tentang volume. Suami membelikan susu kedelai, tapi jumlahnya tidak sama dengan jumlah anggota keluarga. Pertimbangannya, anak-anak toh nggak habis juga sebungkus. Jadi dua bungkus dibagi menjadi tiga cangkir kecil-kecil. Karena bentuk cangkirnya tidak seragam, ketika dicoba tuang ke cangkir lain, kondisi cangkir baru yang semula nyaris penuh bisa jadi hanya terisi separuh lebih atau justru tidak muat.

Anak-anak juga belajar menyusun wafer dalam stoples kecil. Kebetulan kemasannya sobek sehingga tidak bisa ditutup lagi, jadi harus dipindahkan ke tempat yang kedap udara. Cara menata yang berbeda akan menghasilkan muatan/tingkat kepenuhan yang berbeda juga. Jika tidak teratur, maka pengisian ruang jadi tidak efektif dan hanya sedikit yang bisa dimuat. 

 

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath

#MathAroundUs

Tantangan Level 6 (Menstimulus Matematika Logis pada Anak) Hari 3

Tantangan Level 6 (Menstimulus Matematika Logis pada Anak) Hari 3, 25 Juli 2017

Fathia (5 tahun 10 bulan) sedang suka menggambar rumah. Dua hari yang lalu ia menggambar enam rumah sekaligus, tiga untuknya dan tiga ia bubuhi nama adiknya. Semalam Fathia masih menuntaskan mewarnai gambar rumah untuk Fahira (2 tahun 7 bulan). Kami pun ngobrol tentang jumlah kamar di rumah-rumah yang pernah kami singgahi/tinggali, mulai dari kontrakan, rumah para eyang, sampai rumah keluarga. Berapa totalnya, berapa anggota keluarga di situ dan bagaimana membagi siapa tidur di mana. Kami juga sempat membahas jumlah krayon dengan warna sejenis yang Fathia miliki, kebetulan krayon dari sekolahnya itu (dibawa pulang setelah lulus TK A, sebelumnya disimpan di kelas dan seragam semua murid) jumlah variasi warnanya lumayan banyak sehingga ada yang mirip-mirip juga.

 


#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath

#MathAroundUs

Tantangan Level 6 (Menstimulus Matematika Logis pada Anak) Hari 2

Tantangan Level 6 (Menstimulus Matematika Logis pada Anak) Hari 2, 24 Juli 2017

Kemarin ada teman yang datang ke rumah mengantarkan pesanan jeruk baby. Murah lho, langsung dari Jatim sana, kami beli dengan harga Rp15.000/kg. Maniis dan segar rasanya. Di antara 5kg jeruk yang diangkat ke rumah, ada 1kg jeruk pesanan teman seruangan, yang artinya harus saya pisahkan untuk dibawa ke kantor. Sesuai kesepakatan, berhubung mau ditimbang juga susah, saya membaginya berdasarkan jumlah saja (dengan penyesuaian ukuran, mengingat besarnya bervariasi). Fathia (5 tahun 10 bulan) dan Fahira (2 tahun 7 bulan) ikut membantu menghitung jeruk-jeruk tersebut, diawali dengan menyusunnya lima-lima, kemudian menghitung ulang perbaris, dan memisahkan mana yang untuk di rumah maupun saya bawa ke kantor.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath

#MathAroundUs

Tantangan Level 6 (Menstimulus Matematika Logis pada Anak) Hari 1

Tantangan Level 6 (Menstimulus Matematika Logis pada Anak) Hari 1, 23 Juli 2017

Fathia (5 tahun 10 bulan) dan Fahira (2 tahun 7 bulan) memainkan kepingan-kepingan Fun Thinker yang sudah lama saya beli. Ada tulisan angka 1-16 di salah satu sisi kepingan. Kali itu tidak memainkannya secara ‘serius’ sesuai instruksi, melainkan justru dijadikan semacam puzzle. Saya yang tadinya tidak terlalu memperhatikan karena sambil memantau perjalanan taksi online yang akan kami gunakan jadi menengok ketika Fahira menanyakan, “Ayah, ini tujuh sama lima jadi berapa?”. Kesempatan ini tidak kami sia-siakan untuk menjelaskan pengurangan dan penambahan dasar, meski sebatas sederhana sekali, sekadar sekian diambil sekian jadinya berapa.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath

#MathAroundUs

Materi #6 Kelas Bunda Sayang IIP: Menstimulus Matematika Logis pada Anak

Materi Kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional sesi #6

MENSTIMULUS MATEMATIKA LOGIS PADA ANAK

Semua anak lahir cerdas, masing-masing diberikan potensi dan keunikan yang menjadi jalan mereka untuk cerdas di bidangnya masing-masing. Dua macam kecerdasan dasar yang memicu munculnya kecerdasan yang lain adalah kecerdasan bahasa dan kecerdasan matematis logis.

Untuk dua kecerdasan ini banyak orangtua yang salah menstimulus, tidak paham tujuannya untuk apa, ingin anak-anaknya segera cepat menguasai dua hal tersebut, sehingga banyak di antara anak-anak BISA menguasai dua kecerdasan tersebut tetapi mereka TIDAK SUKA. Sebagaimana kita ketahui di materi sebelumnya bahwa

“Membuat anak BISA itu mudah, membuatnya SUKA baru tantangan”

MATEMATIKA LOGIS

Pada dasarnya setiap anak dianugerahi kecerdasan matematika logis. Gardner mendefinisikan kecerdasan matematis logis sebagai kemampuan penalaran ilmiah, perhitungan secara matematis, berpikir logis, penalaran induktif/deduktif, dan ketajaman pola-pola abstrak serta hubungan-hubungan. Atau dapat diartikan juga sebagai kemampuan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kebutuhan matematika sebagai solusinya.

Menurut Gardner ada kaitan antara kecerdasan matematika logis dan kecerdasan bahasa. Pada kemampuan matematika, anak menganalisis atau menjabarkan alasan logis serta kemampuan mengkonstruksi solusi dari persoalan yang timbul. Kecerdasan bahasa diperlukan untuk merunutkan dan menjabarkannya dalam bentuk bahasa.

Continue reading