Tantangan PJJ: Tenggang Rasa Soal Suara

Setahun lebih anak-anak menjalani pembelajaran jarak jauh. Sampai saat ini pun ketika sekolah anak-anak mulai mengadakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), kami termasuk yang masih memilih agar mereka belajar dari rumah dulu. Bukan tanpa tantangan, memang. Apalagi sekarang, pada saat saya dan suami sudah lebih banyak mendapatkan tugas masuk kantor.

Baik ketika kami bisa membersamai pada saat kelas daring diadakan maupun tidak, ada persoalan yang belum benar-benar bisa dituntaskan. Seperti kita tahu, tipe belajar orang bisa berbeda-beda. Secara umum, rasanya lingkungan yang hening (kecuali suara guru menjelaskan dan audio dari video pembelajaran, misalnya) dan tenang cenderung jadi pilihan yang mendukung kelancaran belajar. Apalagi jika pembelajarannya bersifat interaktif. Pastinya dibutuhkan konsentrasi penuh untuk bisa menyerap apa yang dipelajari dan menjawab pertanyaan yang mungkin dilontarkan pengajar. Dalam keadaan seperti ini, gangguan suara lainnya bisa menjadi “polusi” yang menyulitkan. Adapun untuk kegiatan belajar yang dilakukan mandiri, ada juga orang yang lebih mudah berkonsentrasi jika ditemani musik, atau sambil bernyanyi sendiri.

Continue reading

Siap Dampingi Anak Belajar di Rumah

Sebagaimana banyak anak lain di berbagai negara yang terkena dampak pandemi Covid-19, anak-anak saya juga belajar dari rumah sejak bulan Maret 2020. Anak sulung saya duduk di kelas 2 SD, sedangkan adiknya merupakan murid TK A. Masih kelas awal, sehingga pelajarannya juga belum begitu rumit. Alhamdulillah, sekolah mereka pun masih tergolong “manusiawi” dalam memberikan tugas, tidak seperti curhatan beberapa teman.

Meski demikian, harus saya akui bahwa hambatan tetap ada. Memori ponsel saya kepenuhan akibat terlalu banyak menyimpan video tugas untuk disetorkan. Saya kadang kewalahan membagi waktu antara mendampingi anak dengan mengerjakan tugas kantor, khususnya ketika ada ujian pada hari yang sama. Adakalanya anak juga “mogok” karena mengantuk, terlebih pada bulan puasa kemarin.

School from Home

Menemani anak-anak belajar di rumah

Sampai kapan para orang tua harus “juggling” begini? Yang saya baca dari artikel-artikel tepercaya, para ahli pun tidak bisa menentukan dengan pasti kapan pandemi ini berakhir. Jadi, yang bisa kita semua lakukan adalah terus beradaptasi.

Continue reading