Belajar Masak Praktis dan Sehat dari Chef Rudy

Rudy Choirudin, siapa sih yang tidak kenal nama chef terkemuka Indonesia ini? Jauh sebelum mereka yang disebut celebrity chef berseliweran di layar kaca, chef Rudy sudah rajin muncul membawakan acara-acara masak-memasak yang sukses bikin pemirsa jatuh cinta. Sabtu (17/02) lalu, akhirnya saya bisa melihat langsung aksi chef Rudy membawakan demo masak. Bukan hanya itu, dalam acara yang diselenggarakan di Tupperware Showroom South Quarter, SQ Dome, Jakarta Selatan ini, chef Rudy berbagi cuplikan kisah hidupnya.

Seperti disebutkan oleh MC, chef Rudy sudah 29 tahun berkarier dan secara fisik kelihatannya belum banyak berubah. Sedangkan di antara peserta yang hadir pun ada yang rajin ikut acara chef Rudy sejak anaknya masih digendong hingga sekarang sudah remaja. Acara TV chef Rudy saat ini, Rasa Sayange, ratingnya sampai mengalahkan banyak acara lain, lho.

Chef Rudy rupanya lahir dari keluarga yang memang suka memasak. Kenapa bertekad fokus ke masakan Indonesia? Karena melihat bisnis katering budenya, masakan Indonesia itu tidak habis-habis dieksplor. Selalu ada resep Indonesia baru yang bisa dicoba, jadi tidak akan pernah kehabisan ide. Dulu ia bertugas membantu menghaluskan bumbu. Hingga ia ikut lomba memasak untuk Pramuka se-Jatim ketika kelas 3 SD. Meski diragukan karena dianggap masih kecil, timnya masuk final dan jadi juara tingkat provinsi. Chef Rudy awalnya diundang demo ke kelurahan-kelurahan, dan ia biasa naik becak sambil membawa perlengkapan yang begitu banyak. Pernah ada peralatan yang jatuh dan sampai sulit diambil karena posisi penumpang maupun pengemudi becaknya tidak memungkinkan.

Apa hidangan favorit chef Rudy? Katanya sih, suka makan siang yang ada rasa pedas, masam, gurih, dan perpaduan gula garamnya pas, serta tentunya tidak banyak MSG. Gurihnya harus alami, agar lidah belakang masih menyimpan rasa enak dari makanan yang dicoba sesudah minum dan makan pencuci mulut, bahkan sampai ngangenin setelahnya.

Kalau masakan luar negeri, chef Rudy suka masakan yang menggambarkan kekompakan masyarakatnya, yaitu dari Thailand. Prosesnya otentik dan tidak lepas dari budayanya yang terus dihargai. Dan masih ada pengaruh nusantara dari zaman Majapahit, lho. Tapi masih terjaga terus citarasa maupun tampilannya, karena pengaruh dari kerajaan di sana juga.

Bahan yang tidak boleh ketinggalan dalam memasak menurut chef Rudy Choirudin adalah yang memang biasanya sudah ada di rumah, yaitu bawang merah dan bawang putih yang menjadi penggurih alami selama kita bisa mengolahnya dengan baik. Penggurih alami lainnya adalah ebi, terasi, kemiri, dan gula garam. Ciri sukses menguatkan kegurihan adalah kalau aftertaste-nya masih tersisa sampai terngiang enaknya setelah selesai makan.

Sedangkan buah kegemaran chef Rudy adalah pepaya, yang selalu tersedia di rumahnya. Biasanya ia konsumsi saat sarapan. Buah pepaya ini kaya akan nutrisi, vitamin dan antioksidannya membantu agar tetap fit di tengah kesibukan. Chef Rudy bilang, ia sampai kini tak perlu pakai kacamata dan tidak beruban, lho.

Ikan juga menjadi kesukaan chef Rudy. Protein banyak terkandung dalam ikan-ikan Indonesia. Sayang kalau dikonsumsi dalam bentuk diawetkan seperti ikan asin. Bahkan ikan kembung itu banyak gizinya, jadi jangan diremehkan.

Adapun olahraga yang biasa dilakukan oleh chef Rudy adalah treadmill, dan banyak jalan kaki dengan cepat saat bepergian. Dengan kesibukan, tidak ada alasan untuk tidak berolahraga. Ketika ada pekerjaan ke luar kota, chef Rudy biasa memanfaatkan kolam renang di hotel. Karena paru-paru dan jantung kita perlu dilatih terus, begitu kata chef Rudy.

Bagi chef Rudy Choirudin, me time itu penting, tapi jangan dibuat sangat khusus karena jadinya nanti harus mencari waktu khusus yang malah merepotkan. Apa yang terasa menyenangkan, kerjakanlah. Chef Rudy memelihara beberapa hewan dari ikan, kucing, hingga unggas, dan inilah yang menjadi me time-nya. Kalau sedang bekerja ke luar kota, anggap saja liburan atau jalan-jalan. Ketika kerja seperti demo masak, tetap fokus, pelajari bahan acara dengan baik, tetapi setelahnya ya bisa have fun. Jangan lupa banyak tertawa juga.

Ketika memasak untuk keluarga, menurut chef Rudy, yang penting adalah tiga hal: bahan mudah dicari, proses membuatnya, dan harus enak. Sayang kan sudah susah-susah bikin tapi hasilnya tidak mantap, tapi wajar kalau sedang belajar masih ada kurang-kurang. Daripada banyak makan di luar yang kita tidak tahu persis bahan dan cara masaknya, Chef Rudy mengajak ibu-ibu mengkreasikan masakan di rumah. Variasi resep dari masakan yang sudah umum bisa memperkaya pengalaman keluarga, khususnya anak-anak.

Nah, di zaman modern ini kulkas atau lemari es menjadi hal yang biasa menjadi bagian dari isi rumah. Bagaimana menyimpan buah dan sayur untuk keluarga agar nutrisinya juga terjaga?

Tupperware punya Fresh Lime Collection yang bisa menjaga buah, sayur, dan bumbu tidak mudah rusak ketika disimpan di kulkas. Membeli Fresh Lime ini berarti investasi, lho. Aroma bahan makanan di dalam kulkas juga tidak akan saling bercampur jadinya. Fresh Lime mudah dibuka dan ditutup, mudah disusun bertumpuk, dan tidak bersiku sehingga ketika dari dalam freezer tetap mudah dibuka serta mudah dibersihkan.

Kalau untuk memasak, chef Rudy mengandalkan TChef Series dari Tupperware. Kepekatan metalnya sangat baik, lapisan pertamanya metal stainless steel yang biasa dipakai untuk peralatan medis sehingga bisa lebih menahan masuknya bakteri. Lapisan berikutnya adalah aluminium yang membuat panas menyebar sempurna. Sedangkan lapisan lainnya adalah stainless steel magnetik yang membuatnya cocok dipakai untuk berbagai jenis kompor. Untuk membersihkannya pun mudah, cuci saja dalam keadaan dingin.

TChef punya beberapa macam jenis panci ataupun wajan. Kegunaannya banyak, mulai dari menumis, merebus, hingga menggoreng, baik dengan banyak maupun sedikit air ataupun minyak.

Kali ini yang didemokan adalah ayam goreng. Bumbunya cukup kunyit bubuk atau segar, lada, dan garam. Ayam yang sudah dibumbui bisa disimpan di kulkas dalam Fresh Lime Tupperware, agar baunya tidak tercampur dengan yang lain.

Chef Rudy berbagi beberapa tips:

1. Mengecek tingkat panasnya minyak yang pas ketika akan menggoreng dalam wajan stainless steel dan metal (tidak berlaku untuk alumunium): cipratkan sedikit air. Jika masih memercikkan asap, berarti kerapatan yang menghasilkan lapisan antilengketnya belum bekerja. Tunggu sampai muncul seperti bola-bola air yang berlarian, tanda sudah siap.

2. Saat memasukkan bahan yang hendak digoreng, taruh sisi bagian dagingnya dulu, jangan kulitnya. Jangan lupa, masaknya sambil senyum, jadi hasilnya juga bagus.

3. Api jangan melewati bagian bottom wajan, karena bagian inilah yang dilapisi dengan baik. Kalau apinya sampai ke tepi-tepi, wajan bisa cepat rusak.

Hasil ayam goreng ini bisa dimakan langsung, misalnya untuk anak-anak. Sedangkan untuk yang dewasa, bisa dikreasikan lagi dengan bumbu rica-rica. Bumbunya yang terdiri atas bawang merah, bawang putih, dan cabe dicacah dengan Turbo Chopper Tupperware yang praktis. Alat ini kecil yang berfungsi untuk mencacah ini bermanfaat banget, tanpa listrik jadi lebih praktis dan hemat. Satu tarikan = 288 cacahan lho.

Tips penggunaan Turbo Chopper ini, cara tariknya ke atas atau lurus ke samping ya, jangan ke arah bawah karena karet talinya bisa aus atau kusut. Tapi kalau bukan karena kesalahan pengguna, sebagaimana produk Tupperware lainnya, Turbo Chopper ini bergaransi seumur barang lho. Perawatan Turbo Chopper ini tidak susah, bagian dalamnya bisa dibuka dan dicuci dengan mudah, tentunya pakai spons lembut ya, jangan pakai spons kawat.

Turbo Chopper bahkan juga bisa dimanfaatkan untuk senam. Simak gaya senam Turbo Chopper ala chef Rudy.

Jangan remehkan tempe! Tempe yang original 100% Indonesia ini punya khasiat mencegah kanker. Chef Rudy memperagakan cara membuat nugget tempe dengan Fusion Master Mincer dari Tupperware. Fungsi mincer ini bukan hanya untuk menggiling daging, lho. Bikin pempek atau sosis homemade juga jadi lebih mudah. Adonan roti pun bisa digiling dan dibentuk dengan mincer yang bagian badan sampai baling-balingnya terbuat dari plastik kuat ini. Hanya mata pisaunya yang terbuat dari metal tahan karat dan antilengket. Bagian-bagiannya mudah dilepas dan dibersihkan.

Agar gizinya bertambah, bahan untuk nugget tempe bisa dikombinasikan dengan protein hewani maupun sayur-sayuran seperti wortel atau brokoli dan kacang-kacangan seperti kacang merah atau kacang hijau. Usai dicampur dan digiling, perlu diaduk dulu sebentar agar memecah proteinnya dan sedikit berair. Setelahnya, bentuk lagi dengan alat mincer menggunakan ujung corong yang memanjang, lantas gulingkan ke tepung roti. Simpan dulu sebentar di lemari es agar set terlebih dahulu, breadcrumb-nya tidak mudah rontok saat digoreng. Tapi kalau mau disimpan lebih lama, harus dalam keadaan sudah matang dulu, ya.

Resep lengkapnya untuk nugget tempe ikan ala chef Rudy Choirudin ini, nih:

Bahan 1:

50 gr udang kupas

100 gr daging ikan tengiri

200 gr tempe, haluskan dengan fusion master mincer

Bahan 2:

2 sdm bawang putih goreng (keripik bawang putih), dihaluskan

1 sdt merica bubuk

1 sdm kecap asin

1 sdt gula

1 butir telur

2 sdm tepung sagu

2 sdm es batu

1 sdm minyak goreng

1 sdt garam

Bahan 2:

1 batang daun bawang, dirajang halus

50 gr buncis, diseduh dan dirajang halus

50 gr wortel, dipotong dadu kecil dan diseduh

Bahan 3:

1 butir telur, kocok lepas dengan 1/2 sdt garam

150 gr tepung roti untuk nugget

500 ml minyak untuk menggoreng.

Cara membuat:

Haluskan semua bahan 1 dalam Fusion Master Mincer.

Masukkan semua bahan 2, aduk rata, kemudian haluskan kembali dengan Fusion Master Mincer, proses kembali. Adonan siap dibentuk.

Bentuk adonan sesuai selera, kemudian celupkan ke telur, gulingkan ke tepung roti hingga rata, diamkan 15 menit.

Goreng dalam minyak dengan panas sedang hingga kuning kecokelatan, kemudian angkat. Bisa disimpan untuk nantinya dipanaskan lagi, masukkan ke dalam Fresh Lime Collection, simpan di dalam kulkas atau freezer.

 

Sementara masak nugget, ayam rica-ricanya sudah matang, nih. Cobain, yuk!

Alternatif resep sambal lain: 20 cabe rawit merah, 3 bawang putih, garam s.d. 1 sdt, haluskan tapi jangan terlalu halus. Ambil 1sdm minyak kelapa, panaskan sampai berasap sedikit, lalu siramkan ke cobeknya. Belah dua ayam tepung, penyet dengan sambal.

Atau bisa juga dibuat ayam tepung ala fried chicken untuk anak-anak, cukup dengan tepung segitiga, lada, ketumbar, 500ml air, ditambah garam 1 sdt. Tepung ini bisa dipakai lagi, diayak dulu lalu dijemur sebentar, bisa simpan di Tupperware fresh lime agar awet sampai 3 minggu. Tips agar hasilnya crispy, kalau bisa beda tangan untuk mencelup ke tepung dan air esnya, supaya tepungnya tidak menjadi terlalu basah.

 Nah, jadi tak sabar untuk mempraktikkan resepnya di rumah, yaa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s