Kafe Sastra, Tempat Nongkrong Bernuansa Pujangga

Sekitar dua tahun yang lalu, setiap pulang kerja, saya selalu melewati Jalan Bunga yang terletak di kawasan Matraman, Jakarta Timur. Hanya lewat-lewat saja dan seringnya ketika matahari sudah mulai tenggelam, jadi saya tidak terlalu memperhatikan bangunan di sekitar. Setelah tidak lagi melalui rute tersebut, saya justru baru tahu, ada kafe nan cantik di jalur menuju Stasiun Commuter Line Pondok Jati tersebut. Kegiatan Milad Forum Lingkar Pena (FLP) tahun 2019 yang bertempat di aula PT Balai Pustaka (Persero) membawa saya menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di Kafe Sastra ini.

Kafe Sastra Balai Pustaka

Baca Juga: Milad ke-22 Forum Lingkar Pena

Kafe Sastra memang terletak di dalam kompleks kantor PT Balai Pustaka, BUMN yang di mata saya tergolong legendaris. Pasti pernah, dong, ya, membaca cuplikan karya para maestro seperti Marah Roesli, Merari Siregar, Tulis Sutan Sati, Abdul Moeis, dan lain-lainnya, minimal dalam pelajaran bahasa Indonesia di sekolah dulu. Balai Pustaka inilah yang menerbitkan karya-karya para sastrawan bahkan sejak sebelum Indonesia merdeka. Tentunya dengan beberapa kali perubahan bentuk organisasinya, ya. 


Sesuai dengan namanya, Kafe Sastra memiliki keunikan yang ada hubungannya dengan para sastrawan maupun tulisan-tulisannya. Pilar-pilar kafe dihiasi dengan lukisan wajah para sastrawan Indonesia termasyhur dari Putu Wijaya, Idrus, hingga M. Yamin, disertai dengan biodata singkat dan gambar sampul salah satu bukunya. Di antara kursi-kursi kafe diletakkan rak-rak buku dan majalah sastra yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Mau beli pun bisa, ada sejumlah buku yang ditaruh di keranjang dengan label harga.

Koleksi Buku Kafe Sastra


Menu yang disajikan di Kafe Sastra ini juga memiliki nama-nama yang unik, mulai dari teh gurindam (teh tubruk), teh pantun (es teh), kopi puisi (French press), teh drama (teh poci), kentang hikayat, antologi ropisbak, risol sandiwara, kebab pujangga, pesona cassava (singkong goreng), mi instan sonata, sampai dengan romansa spageti dan cireng cinema. Harganya termasuk terjangkau.

Nama-nama menu di Kafe Sastra ini unik, loh

Roti Maryam dan Es Teh di Kafe Sastra

Fasilitas seperti toilet yang bersih, mushalla, dan Wi-Fi gratis pun ada. Parkirannya luas, dengan taman yang asri dipenuhi bebungaan, konon menyesuaikan dengan nama gang tempat gedung BUMN ini berada. Selain sebagai tempat makan dan minum, kafe ini juga sekaligus berfungsi sebagai ruang komunitas. Misalnya, nih, komunitas kita mau bikin acara di sini, kita bisa mengajukan proposal untuk pemakaian ruangan. Ada syaratnya memang, yaitu pembelian makanan di tempat itu dengan minimal jumlah tertentu.

Advanced Blogging Workshop

Belajar SEO dan Monetizing Blog dari Mbak Helena bersama Ibu Profesional Jakarta

Hari ini misalnya, saya mengikuti Blogging Workshop bersama Rumah Belajar Menulis Ibu Profesional Jakarta. Materi dibawakan oleh Mbak Helena Mantra, blogger senior yang juga anggota RBM IP Jakarta. Acara ini memanfaatkan fasilitas ruang komunitas di Kafe Sastra. Jika ingin ruangan yang lebih luas, ada aula yang bisa digunakan, pastinya dengan ketentuan yang berbeda.

Di Istana Peradaban Balai Pustaka yang diresmikan 3 Juli 2018 ini sebenarnya juga ada semacam museum dan perpustakaan yang terbuka untuk umum. Ada semacam tur dengan nama Wisata Edukasi. Saya sempat bertanya ke Humas Balai Pustaka, kalau untuk kunjungan personal, kita bisa langsung datang ke Kantor Balai Pustaka hari Senin s.d. Jumat di jam kerja (08.00 s.d. 17.00). Untuk rombongan, wajib membuat surat dulu yang menyampaikan info ingin melaksanakan kunjungan Wisata Edukasi di Istana Peradaban Balai Pustaka, dengan jumlah paling banyak 120 orang dan waktu kunjungan yang sama dengan kunjungan personal.

Hendak berkunjung ke Kafe Sastra juga? Kafe yang beralamat di Istana Peradaban Balai Pustaka, Jl. Bunga No. 8, Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur ini cukup mudah dijangkau dengan kendaraan umum. Jika melalui Jl. Matraman Raya dari arah Senen maupun Kampung Melayu, kita bisa menggunakan angkot M01 atau M01A, atau naik Transjakarta koridor 5, 5C, 5D, atau 5K, lalu turun di halte Slamet Riyadi dan meneruskan perjalanan dengan angkot yang tadi. Angkot ini tidak lewat di depan kafe persis, sih, memang. Untuk masuk ke dalam Gang Bunga, bisa jalan kaki atau naik angkot 21, agak tanggung sih jaraknya. Bisa juga naik commuter line dan turun di Stasiun Pondok Jati yang berjarak sekitar 200 meter dari Kafe Sastra.

Ditulis sepenuh hati dan secepat kilat dalam Blogging Workshop bersama RBM Ibu Profesional Jakarta dan Helenamantra.

24 thoughts on “Kafe Sastra, Tempat Nongkrong Bernuansa Pujangga

  1. Terima kasih mb info nya.

    Aku pun td jalan ke stat pondok jati. Dekeeet bgt. Hhee…

    Kurang puas tadi kyk ny kesna y

  2. Menarik sekali, mungkin hanya satu satunya kafe seperti ini dijakarta dan Saya baru tau, wajib dikunjungi sekali waktu. Kalau Naik Commuter line itu yang jurusan apa ya Mba Lei. Dari tanah Abang Naik yg apa?

  3. Wah unik ya tempatnya, bisa menjadi tempat berkumpul para penikmat sastra. BTW kalau ngomongin sastra entah kenapa aku langsung inget film AADC yang pertama, karena Rangga sama Cinta anak sastra banget.

  4. Unik banget nih ya mba cafenya. Cocok banget untuk para pecinta karya sastra. Lokasinya pun strategis ya.

  5. waaah seru banget sih tempatnya kalo deket pasti aku tiap weekend udah nongkrong sendirian nih disini sambil asik ngerjain draft sambil baca2 buku juga tp sayang bgt ya jauh hiks 😦

  6. waaah seru banget kalo deket pasti tiap weekend aku udah nongkrong sendirian nih disini sambil ngedraft dna baca buku juga tp sayang jauh hiks:(

  7. Aku bertekad suatu saat nanti harus main d daerah Matraman ini. Apalagi k kafe sastra, cozy abis disini barangkali bisa banyak ide dan eksekusi yg membuahkan hasil

  8. wah enak nih buat me time pas weekend, meskipun sendirian nggak bakal kesepian kalau bisa sambil baca buku, sayang di kotaku belum ada kafe yang nuansanya kayak gini

  9. Kalau lihat roti maryam nya jadi lengket belum sarapan roti yang ada langsung nasi. Lah jadi galfok kan daku karena ngeliat itu ada foto roti maryam 😁

  10. Waah, nama menunya unik-unik ya Mbak. Semuanya berbau sastra ya, heheheh. Ini biar penikmat Sastra makin betah nongkrong dimari ya Mbak 🙂

  11. Kok namanya unik banget ya mbak, Kafe Sastra. Anak-anak yang suka sastra pasti suka nongkrong disana. Aku kok jadi penasaran ya😂, ditambah lagi bisa baca buku juga disana, duh, pasti betah.

  12. Mggak nyangka yaaa ada cafe kece ditengah padatnya penduduk. Anak-anak juga happy bisa main ditaman samping yangbada kursi dan hiasan sepeda. Makanannya juga lumayan enak. Teman2 Little Kunang suka meetup disana juga hehe

  13. Saya malah baru denger nih ada stasiun Pondok Jati hehe maklum rutenya selalu ke Bogor, Ini kyknya area Jakarta Timur mau ke Bekasi ya mbak?
    Owalah Balai Pustaka itu BUMN, ya ampun aku baru tahu heuheuheu.
    Kyknya tu mbak roti maryam dikasi topping meses gtu hehe

    • Ada lho Mbak KRL Pondok Jati-Bogor, hehehe. Tepatnya Jatinegara-Bogor sih, dan memang lumayan muter dulu dari Jatinegara ke Kampung Bandan, Duri, Tanah Abang, Manggarai (padahal Jatinegara-Manggarai kan deket ya), baru ke Bogor

  14. Aku waktu ada acara IP juga main-main ke cafe sastra. Sejak saat itu, kalau ada meet up sama teman-teman Little Kunang, juga minta ketemunya di cafe sastra saja. Soalnya anak2 bebas main di taman samping itu hehe

  15. Wah baru tahu nih ada Kafe Sastra. Tempatnya enak banget yaaa. Btw, asik bisa belajar mbak Helena. Tulisan mbak Helena ini bagus bagus dan pastinya bermanfaat. Saya salah satu yang suka baca juga blognya

    • Bener, Mbak, makanya walaupun sebenernya lagi ngurangin pergi-pergi karena lagi beberes, tapi sayang banget kalau sampai melewatkan kesempatan belajar ini.

  16. Pingback: Jurnal Ulat-ulat 8 Bunda Cekatan: Mendapatkan Bekal dari Buddy | Leila's Blog

  17. Baru tahu ada Kafe Sastra di daerah Jakarta Timur. Unik ya konsep kafenya, tapi yang bikin aku melirik adalah buku-buku sastra jadulnya, auto pengen baca. Next time, mesti datang nih kesini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s