Pertama kali saya mengetahui keberadaan Rumah Atsiri Indonesia adalah dari konten sepupu saya yang menjadi salah satu tamu undangan saat tempat ini baru akan dibuka untuk umum tahun 2018. Dari foto-fotonya saya melihat rumah-rumah kaca nan cantik, bangunan-bangunan kayu dengan desain yang mirip dengan tenda, juga taman bunga marigold yang ikonik. Semua terletak di kaki Gunung Lawu yang memberikan latar pemandangan nan elok.
Atsiri sendiri dalam hal ini adalah minyak hasil penyulingan dari tanaman yang menghasilkan aroma khas. Kita mungkin mengenalnya juga dengan istilah essential oil. Minyak ini bisa ditemukan di kulit, buah, bunga, daun, getah, rimpang, akar, biji, bahkan di batang tanaman. Laman Rumah Atsiri menyatakan bahwa Indonesia punya puluhan ribu jenis tanaman yang dapat menghasilkan minyak atsiri, dari cengkih, pala, nilam, kayu putih, kenanga, sampai cendana. Adapun Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi VI menyatakan bahwa kata yang baku sebenarnya adalah asiri, sebuah kata sifat yang berarti mudah menguap pada temperatur yang relatif rendah.



