[Resensi Buku] Catatan Pinggir 15

Judul Buku: Catatan Pinggir 15
Penulis: Goenawan Mohamad
Penerbit: Tempo Publishing
Tahun Terbit: 2023
Tebal halaman: 502 +xviii halaman
ISBN: 978-623-05-4044-8

Goenawan Mohamad dikenal akan tulisan-tulisannya yang tajam sekaligus reflektif. Pendiri sekaligus pimpinan redaksi pertama majalah Tempo ini kerap mengulas berbagai peristiwa dengan membawa serta aneka referensi untuk memperkuat argumennya.

Continue reading

[Resensi Buku] Bebas Burnout

Judul Buku: Bebas Burnout, Tangguh tanpa Rasa Jenuh
Penulis: dr. Ekachaeryanti Zain, Sp.KJ.
Penerbit: TransMedia Pustaka
Tahun Terbit: 2022
Tebal halaman: 206 +xiv halaman
ISBN: 978-602-7100-90-4

Buku Bebas Burnout

Burnout merupakan istilah kedokteran psikiatri yang juga dikenal dalam dunia psikologi. Sindrom burnout terutama dikenal sebagai suatu gangguan psikologis yang terjadi akibat akumulasi stres jangka panjang yang tidak terkendali, misalnya dalam hal pekerjaan. Orang yang mengalami burnout dapat merasa tidak berdaya, putus asa, tidak mampu, dan tidak punya harapan, bahkan untuk melakukan hal-hal yang biasanya digemari. Burnout memang bukan termasuk dalam diagnosis gangguan jiwa, tetapi tetap dapat mengganggu kesehatan mental. Continue reading

Ulasan Buku Tentang Anak

Meskipun anak-anak sudah beranjak besar, tetapi saya masih sering membelikan board book untuk mereka. Apalagi kalau temanya menarik untuk dibahas (dan kadang-kadang sesederhana karena ilustrasinya menarik). Namun memang lama-lama saya agak pilih-pilih. Bagaimana pun, harga buku yang bahannya tebal seperti ini cenderung lebih mahal. Ruangan kami di rumah pun terbatas, Jadi tetap harus ada prioritas.

Buku Tentang Anak

Buku Tentang Anak

Saat muncul berita bahwa ada board book baru dengan tajuk seri Sikap Baik yang diluncurkan pada Desember 2020, saya juga masih pikir-pikir dulu untuk membeli. Temanya sekilas sudah sering diangkat, yaitu tentang kata-kata ajaib. Namun, suasana pandemi memang membuat saya jadi memerlukan amunisi bacaan yang lebih banyak untuk anak-anak yang jadi tidak bisa pergi ke mana-mana. Apalagi saya membaca bahwa buku dari Tentang Anak ini diramu oleh dokter spesialis anak dan pakar lainnya seperti psikolog anak, penggiat Montessori, praktisi anak usia dini, dan penulis buku anak.

Continue reading

[Ulasan Buku] Si Kembar dan Tantangan Profesor Haydar

Ada anak bertanya pada bapaknya,
“Buat apa berlapar-lapar puasa?”
Ada anak bertanya pada bapaknya,
“Tadarus tarawih apalah gunanya?”

Penggalan lagu Bimbo di atas rasanya sudah akrab di telinga kita, generasi X dan Y. Dulu, mungkin penjelasan seperti lanjutan syair lagunya sudah cukup bagi anak-anak pada zamannya: lapar mengajarmu rendah hati selalu. Tadarus artinya memahami kitab suci. Tarawih mendekatkan diri pada Ilahi.

Namun, generasi berikutnya bisa jadi tidak akan puas dengan jawaban seperti itu. Generasi Z dan Alpha, sesuai karakter mereka yang sedikit banyak juga dibentuk oleh orang tua yang “tidak ingin anak merasakan keadaan serba-terbatas seperti dirinya dulu”, akan dengan berani menuntut penjelasan lebih lanjut.

Keberanian semacam ini, dulu atas nama penghormatan dan rasa segan, hanya akan diekspresikan oleh segelintir anak. Sekarang, anak-anak cenderung lebih bebas berinteraksi karena sebagian orang tua berupaya menghilangkan sekat masa lalu yang mengekang. Hal ini, didukung dengan makin majunya teknologi, berdampak pula pada kebebasan anak-anak dalam berekspresi. Itu pun masih syukur kalau anak mau bertanya ke orang tua atau pihak yang kompeten. Bagaimana kalau mereka nekat mencari tahu sendiri di belantara informasi?

SI Kembar dan Tantangan Profesor Haydar

Continue reading

Ulasan Buku Baiti Jannatiy: 25 Kisah Perjalanan Membangun Rumah Tangga Sejati

Buku Baiti Jannatiy: 25 Kisah Perjalanan Membangun Rumah Tangga Sejati ini berisi ragam cerita para ibu dalam menjalani rumah tangganya masing-masing. Kisahnya amat berwarna, ada yang bikin hati ikut menghangat karena bahagia, ada yang memancing senyum, ada pula yang membuat gemas atau menerbitkan haru.

Buku Baiti Jannatiy

Memang, dalam menggapai cita-cita baiti jannatiy alias rumahku surgaku, kadang kita harus menempuh jalan berliku. Tantangan demi tantangan hadir, mulai dari hadirnya pihak lain, campur tangan keluarga, problema pekerjaan, drama asisten rumah tangga, maupun masalah anak. Pembaca seperti diajak berkaca, karena apa yang dituliskan memang begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Tip-tip yang disajikan bisa menjadi inspirasi semakin memperbaiki diri. Sejumlah kiat mungkin sudah pernah kita baca dalam buku-buku terkait pernikahan, tetapi menjadi lebih mengena ketika dalam buku ini disandingkan dengan kasus nyata. Dengan sendirinya para penulis mengakui bahwa diri mereka memanglah belum sempurna, tetapi tetap mau berupaya dan tak menganggap kiat-kiat itu teori belaka.

Soal penyajian, masih ada beberapa salah ketik (misalnya testpact, kucuba, dan misscommunication), tetapi tidak sampai mengganggu kenikmatan membaca. Kekurangan itu sama sekali tidak menghalangi untuk mengambil hikmah dari 25 penggalan episode hidup di dalam buku Baiti Jannatiy.

Judul buku: Baiti Jannatiy
Penerbit: @stiletto_indiebook
Penulis: Rumbel Literasi @institut.ibu.profesional Bekasi
Jumlah halaman: vii + 249
Cetakan pertama, Oktober 2018
Harga: Rp63.000,00
Beli di: @unitusahaipbekasi

Belajar tentang Pelaksanaan Haji dan Kurban Melalui Buku

Dekat-dekat hari raya Idul Adha begini, rasanya tepat jika kita mengajak anak-anak untuk belajar lebih jauh mengenai pelaksanaan ibadah haji dan kurban. Kedua ibadah ini pelaksanaannya memang terikat oleh waktu, dan puncaknya adalah hari raya Idul Adha yang tahun ini ditetapkan oleh pemerintah RI jatuh pada tanggal 22 Agustus 2018.

Salah satu media yang biasa kami pakai untuk mendampingi anak-anak belajar adalah buku. Tentunya lebih enak kalau menggunakan buku yang memang ditujukan untuk anak-anak, ya, karena materi dan penyampaiannya sudah disesuaikan dengan usia mereka.

Continue reading

[Ulasan Buku] Asyiknya Mempraktikkan Percobaan dari Seri Literasi Sains

Acara bermain dengan anak bisa saja dilakukan secara spontan, tetapi jika permainannya terkonsep dengan baik tentu akan ada nilai plusnya, bukan? Apalagi sebagai mama bekerja, maunya sih waktu bermain saya dengan anak-anak tetap berkualitas dengan waktu yang kadang-kadang terbatas. Dari hasil obrolan dengan teman-teman, saya menyimpulkan bahwa mama yang stay at home pun pada umumnya punya keinginan serupa. Untuk tujuan inilah saya sering browsing mencari ide kegiatan bermain yang sekaligus ada manfaatnya untuk menstimulasi perkembangan anak.

Syukurlah, saat ini juga sudah tersedia sejumlah buku yang membantu orangtua dalam merancang sesi bermain edukatif dengan anak-anak. Salah satunya adalah Seri Literasi Sains terbitan Erlangga for Kids, yang ditulis oleh Delphine Grinberg, Isabelle Chavigny, dan Isabelle Pellegrini. Saat ini, dari empat buku yang diterbitkan dalam seri tersebut, saya baru memiliki buku pertama yang bertajuk 35 Percobaan Mudah dan Menyenangkan dan buku ketiga yang diberi judul 26 Percobaan Mudah dan Menyenangkan. Dari dua buku ini saja sudah banyak aktivitas bersama yang bisa dipraktikkan.

Continue reading

[Ulasan Buku] Talents Mapping

Judul buku: Talents Mapping, Inspirasi untuk Hidup Lebih Asyik dan Bermakna
Penulis: Abah Rama Royani
Cetakan: Pertama, Desember 2016
Tebal: 208 halaman
Penerbit: ToscaBook
ISBN: 978-602-74211-3-4

Saat ini terdapat cukup banyak tes untuk mengetahui bakat maupun tipe kepribadian manusia. Dengan mengetahui kekuatan maupun kelemahan diri, diharapkan seseorang bisa mengoptimalkan potensinya. Tes tersebut juga kerapkali digunakan oleh perusahaan, instansi pemerintahan, maupun institusi pendidikan untuk mengetahui kecocokan seseorang dengan posisi yang tersedia.

Sedikit berbeda dengan penggolongan potensi atau kepribadian manusia lainnya, talents mapping dirumuskan oleh penulis dari pengalamannya dengan keyakinan bahwa setiap orang punya kekuatan maupun keterbatasan. Bekerja sama dengan memberi manfaat di masing-masing bidang menjadi hal yang sangat penting. “Dalam talents mapping, tidak ada bakat yang buruk. Semua bakat berpotensi menjadi kekuatan. Tinggal bagaimana kita menyalurkan bakat itu ke tempat yang tepat. Jangan sampai bakat itu tersalurkan ke tempat yang salah sehingga malah menimbulkan kerusakan.” (halaman 51)

Continue reading

[Ulasan Buku] Real Mom, Real Journey

Judul buku: Real Mom, Real Journey (and other Motherhood Stories)
Penulis: Elvina Lim Kusumo
Cetakan pertama, Agustus 2017
Penerbit: B first (Bentang Pustaka)
Jumlah halaman: viii + 200
Harga: Rp62.900,00 (ikut PO buku bertanda tangan di Bukabuku.com dengan bonus notes dan voucher belanja)

Dari Institut Ibu Profesional saya belajar bahwa ada yang namanya tsunami informasi. Contohnya adalah ketika kita sibuk mencari dan memperoleh informasi dari banyak tempat atau sumber. Dampaknya, kita bisa mengira diri telah belajar banyak, padahal sebetulnya ya hanya di situ-situ saja. Dalam hal parenting, misalnya. Alih-alih mempraktikkan kiat atau kurikulum yang barusan kita baca atau ikuti seminarnya, atau aktif mengolah ulang kalau memang dirasa ada yang kurang sesuai dengan visi keluarga kita, kita malah terus sibuk menggali informasi baru. Salah satu alasannya, siapa tahu ada metode yang lebih dekat dengan keluarga kita dan lebih mudah dipakai.

Tapi kekhawatiran terpapar tsunami informasi tidak menghalangi saya dari membaca beragam buku tentang parenting. Salah satu buku parenting yang belum lama ini saya baca adalah Real Mom, Real Journey, karya mom Elvina Lim Kusumo atau biasa disapa dengan Mom Vina/Mommy C, pemilik laman IndonesiaMontessori.com (IMC). Ada beberapa tulisan dari kontributor lain dalam buku ini. Saya belum resmi mengikuti komunitas IMC sih, hanya sebatas menjadi pengamat saja dan menerapkan apa yang bisa dijalankan.

Jika dalam buku sebelumnya, Montessori di Rumah, mom Vina bercerita tentang kegiatan ala Montessori yang ia kerjakan bersama-sama putranya, C, buku yang ini lebih fokus ke ‘motherhood‘. Dalam buku ini terangkum kisah-kisah mom Vina, bagaimana ia menghadapi masa-masa awal sebagai ibu nun jauh di negeri orang (California, dan sekarang Singapura meskipun kadang-kadang pulang ke Jakarta). Punya bayi ternyata jauh dari bayangan keindahan yang tampak di foto-foto keluarga pada iklan maupun majalah. Untuk bisa menjadi ibu ideal seperti yang dicita-citakan selama ini, kok susah ya. Belum lagi kalau menengok ke media sosial, wah, kok bisa ya ibu-ibu di sana tampak cantik, kinclong, semua terkendali?

Continue reading

Buku Eid, Teman Menyambut Lebaran

Lebaran sebentar lagi….

Bulan Suci Ramadhan tak lama lagi berakhir, artinya Idul Fitri akan segera tiba. Fathia (5,5 tahun) sudah mulai mengenali aktivitas khas hari raya seperti shalat berjamaah dan saling mengunjungi. Kegiatan mudik juga ia tunggu-tunggu. Adiknya, Fahira (2,5 tahun) sih ikut saja, kalau kakaknya sedang semangat cerita rencana mau main apa di rumah eyang, ia akan ikut nimbrung dengan antusias. Menjelang tibanya hari lebaran, saya rasa baik juga mengenalkan tradisi Idul Fitri yang sedikit berbeda. Supaya anak-anak tahu, ada beragam bentuk perayaan di berbagai belahan bumi yang intinya tetap bergembira dalam rasa syukur di hari kemenangan.

Continue reading