Ahad lalu (13/05), Teh Kiki Barkiah berbagi seputar pendidikan anak dilihat dari segi karakter masing-masing di Masjid Abu Bakar Ash-Shidiq, Otista. Dengan status sebagai ibu dari 6 anak (terakhir saya ikut seminar teh Kiki Ramadhan dua tahun yang lalu, teh Kiki rupanya sedang mengandung), tentu teh Kiki cukup kaya akan pengalaman. Bahkan di seminar bertajuk “Mosqueschooling Seminar Parenting Minim Konflik Maxi Manfaat, Mendidik Anak Sesuai Keunikan Karakternya” ini, saya dapati teh Kiki mengungkapkan tentang perkembangan cara pandangnya seiring dengan berjalannya waktu. Artinya, pola asuh bisa saja berubah atau disesuaikan secara fleksibel.

Menurut teh Kiki, pendekatan kita ke anak-anak perlu disesuaikan dengan bahasa cinta mereka. Tidak cukup kita hanya bersemangat untuk mendidik anak menjadi anak yang sholeh. Ada kebutuhan-kebutuhan anak sesuai potensi bawaannya yang harus kita penuhi, termasuk kebutuhan jasmaninya untuk bermain.






