Usia balita (0–5 tahun) sering dikatakan sebagai usia emas anak. Pada usia ini anak berada dalam tahap perkembangan yang sangat penting. Tentu orang tua ingin memberikan yang terbaik untuk mendukung perkembangan anaknya. Apa saja yang bisa dilakukan? Selain menyediakan nutrisi yang tepat, orang tua juga bisa mengajak anak belajar. Belajar ini tak melulu berarti harus dilakukan sambil duduk diam. Bermain pun bisa menjadi salah satu bentuk kegiatan belajar.
Walaupun terlihat sederhana, sebetulnya permainan merupakan cara bagi anak untuk belajar dan mengeksplorasi. Dengan bermain, anak juga mendapatkan kesempatan untuk memahami sekelilingnya dengan cara yang menyenangkan. Dampak positifnya bisa terasa pada perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka.
Ginsburg (2007) menyatakan bahwa permainan adalah sarana penting yang memungkinkan anak-anak untuk mengembangkan keterampilan kognitif, sosial, dan fisik melalui eksplorasi bebas dalam lingkungan yang aman. Selain itu, melalui permainan, anak-anak dapat mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang dunia sekitar mereka dan berlatih keterampilan yang akan berguna sepanjang hidup.






