Tantangan Level 11 Kelas Bunda Sayang IIP Hari ke-10

Semalam adalah giliran kelompok terakhir yaitu kelompok 10 yang terdiri atas mba Rima dan mba Annie untuk berbagi. Berikut ini materinya:

Sebagaimana yang kita ketahui bersama, fitrah seksualitas merupakan satu dari sekian fitrah yang sudah melekat pada manusia saat ia terlahir di dunia. Mendidik anak sesuai fitrah berarti mengenalkan anak bagaimana bersikap, berpikir dan merasa seperti gendernya. Beberapa tip dan trik mengenalkan fitrah seksualitas sesuai tahapan usia anak sudah pernah disampaikan sebelumnya. Namun demikian ada masa penting yang harus menjadi perhatian ayah bunda sekalian yaitu masa pubertas.

Memasuki usia puber tandanya anak sudah mulai memasuki usia remaja. Anak-anak berubah dari makhluk aseksual menjadi makhluk seksual. Dari anak mumayyiz menjadi remaja yang akil baligh.

Pada fase ini, pertumbuhan dan perkembangan anak baik fisik maupun psikologis berlangsung dengan sangat pesat. Secara fisik, pertumbuhan terlihat dari tinggi badan, berat badan, perubahan suara dll.

Ada dua kategori terkait perubahan fisik ini. Yang pertama adalah ciri primer dan ciri sekunder.

Ciri primer ditandai dengan mulai berfungsinya organ reproduksi, mimpi basah bagi laki-laki dan menstruasi bagi perempuan.
Ciri sekunder dapat dilihat pada tabel di dalam slide. Sedangkan secara psikologis, perubahan ditandai dengan adanya ketertarikan terhadap lawan jenis.

Continue reading

Tantangan Level 11 Kelas Bunda Sayang IIP Hari ke-9

Presentasi kali ini (13 Januari) adalah dari mba Ismi dan mba Ayu. 

 💐Cara Nabi Muhammad SAW Mengarahkan Kecenderungan Seksual Anak💐

❤Agama Islam berusaha untuk membangun manusia dengan pembangunan yang seimbang dan proporsional, yaitu membentuknya dengan bentuk yang sesuai dengan ciptaan dan fitrah yang diciptakan Allah SWT.

❤Kecenderungan seksual diciptakan Allah SWT pada diri manusia agar menjadi media kelangsungan dan reproduksi bagi seluruh makhluk, termasuk diantaranya manusia.

❤Agar kecenderungan seksual dalam diri anak mengalir dengan tenang tanpa gangguan eksternal yang dapat memyebabkan melenceng dari perilaku yang lurus, islam menjaga anak-anak dengan memberikan perintah dan larangan.

Continue reading

Tantangan Level 11 Kelas Bunda Sayang IIP Hari ke-7

Presentasi kelompok 7 yang terdiri atas mba Pipit dan Ika (Lathifah) ini cukup detil memaparkan data. Data yang diangkat adalah angka-angka terkait akses terhadap pornografi dan pergaulan bebas berdasarkan survei. Cukup membuat miris, memang.

Dari sini kita diingatkan kembali bahwa kasus-kasus terkait fitrah seksualitas yang tidak bangkit dengan baik adalah nyata ada.

 

Continue reading

Tantangan Level 11 Kelas Bunda Sayang IIP Hari ke-6

Presentasi untuk hari keenam diisi oleh mba Aini, mba Meilinda, dan mba Ulifa. Materi disajikan secara active learning, jadi sejak awal pemateri sudah melempar pertanyaan untuk dijawab oleh para peserta lain yang menyimak. Setelah ada jawaban, barulah materi disajikan satu-satu, begitu seterusnya.

Kelompok ini secara khusus menyoroti pengaruh medsos terhadap fitrah seksualitas anak. 

Continue reading

Tantangan Level 11 Kelas Bunda Sayang IIP Hari ke-4

PENDIDIKAN SEKS SESUAI KAIDAH AGAMA SEBAGAI UPAYA MENJAGA FITRAH SEKSUALITAS

Oleh : Evy dan Ela

Pendidikan seksual dapat dimaknai sebagai upaya memberikan pengetahuan tentang aspek-aspeknya, pengertiannya, tujuannya serta akibatnya yang meliputi bidang biologis, psikologis dan psikososial dengan menanamkan moral etika serta komitmen agama sehingga hormat terhadap diri.

Pendidikan seksual di perlukan dengan tujuan untuk membimbing dan mengasuh seseorang agar mengerti tentang arti, fungsi dan tujuan seksual sehingga dapat menyalurkannya secara baik, benar, dan tidak ilegal.

Continue reading

Tantangan Level 11 Kelas Bunda Sayang IIP Hari ke-3

Yang bertugas untuk presentasi pada hari ketiga ini adalah mba Widya dan mba Kartini.

Berikut materi yang disajikan:

Mengajarkan Anak Melindungi Diri dari Kekerasan Seksual

Banyak hal yang perlu kita ajarkan pada anak-anak selama masa tumbuh kembang mereka seperti berbuat baik, kejujuran, jangan menerima makanan ataupun minuman dari orang yang tidak dikenal dan yang tidak kalah penting adalah pendidikan seksual untuk anak.

💡 Apa yang bisa orangtua lakukan untuk membuat anak sadar bahaya pelecehan seksual?
1. Ajarkan anak tentang anatomi tubuhnya

Dengan mengajarkan anak nama-nama yang tepat untuk setiap bagian tubuh, mereka akan lebih akurat saat menceritakan apa yang terjadi pada mereka jika seseorang melecehkan mereka. Dengan menggunakan istilah anatomi yang sesuai, semua orang yang terlibat akan memahami persis apa yang anak-anak maksud guna meminimalisir kemungkinan salah tafsir. Misalnya, akan jauh lebih jelas jika seorang anak bisa melaporkan pelecehan yang terjadi dengan, “orang itu menyentuh vaginaku dengan penisnya” dibanding dengan jika ia mengatakan “orang itu pegang burungku”.

Continue reading

Tantangan Level 11 Kelas Bunda Sayang IIP Hari ke-2

Kemarin, yang kebagian tugas presentasi adalah mba Winarti ‘Natie’ dan mba Rita Fithradewi.

Presentasinya adalah sbb:

Apa saja tantangan yang kita hadapi saat ini berkaitan dengan gender?

Penyimpangan orientasi seksual

Apa itu fitrah seksualitas?Seberapa pentingkah untuk kita bangkitkan?

Setiap anak lahir dengan fitrahnya masing-masing. Tugas orangtua adalah membangkitkan fitrah yang dimiliki anak, agar fitrah-fitrah tersebut mampu berkembang optimal.

Fitrah seksualitas adalah bagaimana seseorang berpikir, merasa dan bersikap sesuai dengan fitrahnya sebagai lelaki sejati atau sebagai perempuan sejati.

Continue reading

Tantangan Level 11 Kelas Bunda Sayang IIP hari ke-1

Tantangan kali ini kembali mengambil bentuk yang baru. Bahkan untuk Tantangan Level 11 Kelas Bunda Sayang IIP ini, fasilitator tidak menyodorkan materi sama sekali, dalam bentuk gambar saja seperti tantangan Level 10 juga tidak. Peserta langsung disodori dua gambar sih memang, tapi isinya adalah tugas yang harus dikerjakan. Tema besarnya sih pastinya ditentukan ya, yaitu Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak. Namun seperti apa yang kita pelajari tergantung dari hasil pencarian sendiri, ditambah dengan diskusi tentunya.

Semua member dibatasi menjadi 10 kelompok, ada yang berdua maupun bertiga. Mulai tanggal 5 Januari 2018, setiap kelompok bergantian mempresentasikan hasil pencarian dan diskusi internal kelompok, untuk kemudian didiskusikan bersama dalam grup. Saya kebagian kelompok pertama, terus terang deg-degan juga. Tapi alhamdulillah presentasi kemarin berjalan cukup lancar. Berikut presentasi dari kelompok kami:

Continue reading