Sebagai salah satu bentuk ikhtiar demi kesehatan keluarga, saya mengikuti jadwal Kementerian Kesehatan RI dalam pemberian vaksin. Biasanya saya membawa anak-anak untuk mendapatkan vaksin yang ada dalam jadwal dari Kemenkes ini di puskesmas. Lumayan kan, bisa lebih menghemat biaya, sekaligus berpartisipasi dalam program pemerintah. Selain mematuhi jadwal yang tercantum dalam buku KIA versi Kemenkes, saya juga mengambil imunisasi lainnya untuk anak-anak, mengikuti rekomendasi IDAI. Nah, karena vaksin non-subsidi ini tidak tersedia di puskesmas, maka kami harus memperolehnya dari tempat lain.
Unduh Buku KIA Kemenkes versi 2016 di tautan ini
Hingga usia anak-anak dua bulan, mereka mendapatkan imunisasi di kota tempat mereka lahir alias kampung halaman saya di Sukoharjo, biasanya di RS. Sedangkan setelah kami kembali ke tempat bertugas di Jakarta, anak-anak memperoleh vaksin rekomendasi melalui sejumlah layanan jasa. Sejauh ini justru kami belum pernah ke rumah sakit untuk imunisasi, karena ada pilihan lain yang lebih praktis. Lebih minim risiko infeksi nosokomial (infeksi ‘oleh-oleh’ dari rumah sakit/pasien di sana) pula.
Baca juga: Jadwal Imunisasi IDAI Terbaru
Dulu kami biasa pergi ke Rumah Labeeba alias praktik pribadi dr. Ian (Farian Sakinah) untuk vaksinasi anak-anak (dan saya juga). Namun sayangnya belakangan stok vaksin di sana tidak selalu tersedia, apalagi yang non-subsidi. Kesibukan dokter keluarga kami itu pun semakin bertambah. Jadilah saya mulai mencari-cari alternatif tempat lain untuk imunisasi.
Berikut beberapa jasa imunisasi yang pernah saya gunakan untuk anak-anak:









